Author Contact Me Disclaimer

Welcome! Click the box above for more info. :) Enjoy your stay!

Follow Me!!


Memories



Newer Posts || Older Posts

Leave A Message?

Credits
A Round of Applause to the following
Designer: Cynna
Image: Cyworld KR
Host: Blogger
Scripts : Dynamic Drive
Modification: ariadneLacie
© 2013

Ikatanku Denganmu. Tentang Rein.
Written @ 8:14 AM
aku tahu gambar ini... ga nyambung.


Rain. Rein. Hujan.

Fenomena alam berupa butiran-butiran air yang berjatuhan dari langit ke bumi. Menyejukkan. Aromanya menyenangkan. Melodi simfoni merdu di kala kesepian.

Kamu mirip seperti hujan.
Aku selalu suka tatapan jendela hatimu. Bening. Seperti bulit air hujan. Membawa ketentraman ketika aku menatapnya. Serasa menghipnotis, tapi aku tahu bahwa itu tetap aman. Aneh, kah?

Sesederhana itulah kau mengetuk pintu hatiku. Mencairkan sebenteng ego yang selama ini tanpa sadar kubangun. Licik, ya? Sementara yang lain sesulit itu untuk mengalahkan benteng egoku. Akan tetapi mau bagaimana lagi?

Awalnya aku tak tahu apa yang kurasakan tentangmu. Karena kau itu hujan, dan aku suka hujan, tetapi tidak sebesar kebutuhanku pada matahari. Tapi aku suka hujan. Aku senang jika hujan datang, dan akan merindukannya jika ia pergi. Sama seperti kamu, yang memang waktu itu tidak selalu berada di sampingku. Karena waktu itu kau hanya mendung yang singgah, bukan hujan yang menaungi.

Cukup lama setelah itu, kau benar-benar singgah di hatiku. Sebagai hujan yang menaungi. Orang yang kucintai. Orang tempat harapan-harapan yang berkaitan dengan selamanya bersandar. Orang yang selalu ingin kulindungi, dan kusayangi. Orang yang dapat membuatku mengeluarkan senyum tulus kala aku berjumpa.

Bersamamu, entahlah, aku merasa nyaman dan bahagia. Meskipun ketika bersamamu, terkadang kita hanya terdiam, sibuk dengan pikiran masing-masing. Tetapi entahlah, itu tetap terasa menentramkan.

Sama seperti jika kau menatap hujan dari balik jendela. Kalian saling berbagi kebisuan, kan? Akan tetapi rasanya tidak membosankan. Memandang rinai-rinai hujan yang tanpa berhenti berguguran.

.
.

Bahkan jika suatu hari kita tidak bersama lagi.

Engkau adalah satu-satunya lelaki identik dengan hujan yang akan terus menghujani hatiku, kurasa. Entah dengan hujan yang menyejukkan, atau dengan badai. Yang pasti, kau akan selalu menghujani hatiku dengan hujan yang aku sukai. Itulah hal yang ingin kuingat dari dirimu.

Aku sayang Rein.

Meskipun jika suatu hari kita tidak bersama lagi, aku masih akan tetap menyayangimu.

Jadi...
Apa nama ikatan ini?

.
.

-- modified from one of my diary page. (made around November to end of December, as far as I remembered.)

sincerely.
-- ariadneLacie

"Kalo aku meninggal, apa yang akan kau lakukan?"
"Aku sayang kamu, walau itu mustahil kau sayang aku, lagi."
"..."
"..."
"Terima kasih, ingatlah kalau aku juga selalu sayang kau. Di alam sini, maupun di alam sana."
-- posted on February, 10th 2013.
23.14 

Labels:

Click to Comments! (0) | back to top

------------------------------------------