Author Contact Me Disclaimer

Welcome! Click the box above for more info. :) Enjoy your stay!

Follow Me!!


Memories



Newer Posts || Older Posts

Leave A Message?

Credits
A Round of Applause to the following
Designer: Cynna
Image: Cyworld KR
Host: Blogger
Scripts : Dynamic Drive
Modification: ariadneLacie
© 2013

For The Busy One.
Written @ 7:30 AM
Learn to tell both sides of the story.
(dikutip dari twitter-nya nulisbuku)
.
.

So this post is for that one whom have a very-very busy boyfriend/girlfriend.
I suggest you to 'learn to tell both sides of the story'.
Ya maksudnya kau harus mencoba untuk melihat dari sudut pandang dia juga, jangan hanya dari one side of the story, jangan hanya dari sudut pandang kau aja. :p
Here is an example of my story.
.
.
 
Jadi ceritanya, Rein adalah orang yang mendadak menjadi sangat sibuk akhir-akhir ini. Sementara aku adalah seseorang yang kadang sibuk banget, kadang gadag banget. (Tapi frekuensi gadagnya lebih sering sih hahahaha /loh). Di saat aku gadag dan Rein sibuk, maka aku akan merasa sangat kesepian. :')

Yah, dia sibuknya reasonable kok. Bukan ga jelas macam main kemana-mana dengan teman-temannya gitu. Dia sibuk ekskul, tepatnya.

Rein itu anggota dari salah satu ekskul paling sibuk di sekolahnya. Kabaret.
Sebenernya kabaret tu sibuknya paling cuma H-7 sebelum mereka penampilan, dan paling ga bisa diganggu kalo udah deket-deket banget. Karena mereka harus gawe properti, produksi, latihan, dan lain-lain-lain. Sebagai orang yang pernah secara rumit dateng ke salah satu sesi latihannya, aku bisa mengerti. :))

Selain itu, dia juga anggota ekskul band. Band sebenernya ga terlalu sibuk-sibuk amat, karena meskipun latihan terus tiap hari kalo mau ada nampil, paling kan cuma 1-2 jam sekali sesi latihan. Nggak kayak kabaret yang bisa seharian.

Akan tetapi, jika keduanya dikombinasikan itu sama saja dengan semacam pacarmu pergi ke luar kota selama seminggu untuk ngurus proyek dan ga bisa diganggu. :')

Sebagai seorang pacar yang pengertian /halah/ aku pun mencoba bersabar. Hingga suatu hari Rein ngomong sesuatu yang bikin aku sakit hati:

"Aku nggak ingin kau sibuk, apalagi lebih sibuk dari aku. Aku inginnya kau selalu ada buat aku. Biarin aja aku yang sibuk dan cape, nanti kau yang ngebuat aku ga cape lagi..." (yah kira-kira kayak gitu deh)

Entah niat dia apa sebenernya bilang gitu, tapi  jujur aja aku mah sakit hati diminta buat jadi seperti itu :)) (peace ._.v) jadi setelahnya aku marah ke dia.

Well, karena cerita bagaimana masalah itu selesai aku juga ga ngerti gimana, mungkin lebih baik dilewat saja. :))

Intinya, setelah aku jadi sering naik darah setelah apa yang dia katakan itu, dia juga ngomong sesuatu lagi cukup lama setelah itu:

"Aku seneng banget kau bisa nonton aku waktu itu, sehari dua kali pula."
"Ohya? Kenapa ingin banget ditonton sama kau gitu?"
"Ya iyalah.
Aku kan ingin ngebuktiin kalo selama ini aku ninggalin kau itu ngga sia-sia ujungnya."
"..."
Entah kenapa hal itu membuatku teringat akan kata-kata dari Beno Wicaksono dalam novelnya Ika Natassa yang judulnya Twivortiare.

"My patients owe their lives not to me, but to you, because you’re the one who can make me function every single days." -- Beno.

Dalam hal ini, Beno adalah seorang surgeon yang super sibuk hingga nyaris ga punya waktu buat Alex. Akan tetapi, terharu ga sih kalo kau jadi Alex, dan tahu kalo sesibuk apapun pasanganmu, ternyata dia masih tetep mikirin kau? Bahwa ternyata kau sangat berpengaruh dalam hidup dia, karena you're the one who can make him function every single days?

Yah karena dipikir-pikir lagi, tiap kali Rein sibuk yang ada di pikiran aku tu:

Kenapa sih sibuk-sibuk amat?
Saking sibuknya dia kayaknya mikirin aku juga ngga ya...
Padahal kalo aku yang sibuk, aku suka mikirin dia 'dia sedih ga ya kalo aku sibuk gini? aku ga enak ninggalin dia terus gara-gara sibuk' ...
Bukannya katanya kalo orang sayang sama kau, sesibuk-sibuknya pasti ngeluangin waktu?
Dan hal-hal negatif lainnya yang definitely will menggunung and break your mental down suatu hari hahahaha.

Karena kalo dari apa yang aku tangkep sih, yah entah ini aku yang ge-er  atau apa, tapi...

Pada akhirnya semua kesibukan pasanganmu emang untuk kau juga kan. Rein sibuk karena akhirnya dia ingin nunjukkin ke aku penampilan dia semaksimal mungkin.
Atau, sesibuk-sibuknya pasanganmu pada akhirnya pasti mikirin kau juga kan. Beno sibuk karena ada Alex yang bisa membuat dia berfungsi setiap harinya.

Lagipula dia juga punya tanggung jawab di sana, kan? Bukankah tugas pasangan itu mendukung dalam suka maupun duka? Masa aku mau marah-marah terus di saat pikiran dia udah rudet sama tanggung jawab dia di sana?

Jadi akhirnya emang bergantung pada pengertian satu sama lain. Harus ada yang pengertian. Akan tetapi, dipikir-pikir kalo cuma satu yang pengertian mending ajak ngomong deh orangnya, aku tahu itu cape banget. :))

Good luck aja deh buat orang-orang yang punya pasangan super-sibuk dan nggak bisa cukup sabar.
;)

.
.
"Loving each other was not enough. It didn’t work out until we figure out that we need each other. That heartwarming feeling that I need him and he needs me. That heartwarming comfort of knowing that u are needed."
--- Alexandra from Twivortiare.

-ariadneLacie
-June 2nd, 2013. 

Labels: , ,

Click to Comments! (0) | back to top

------------------------------------------